May 27, 2013

Opening: Bermula Dari Iseng


Jalan-jalan keluar negeri? Mimpi kali yee! Saya memang mendamba pengalaman tersebut dapat terwujud sebelum saya menikah. Dan gayung pun bersambut. Oktober 2012, saya dan teman saya, Anas, pada mulanya mengobrol iseng tentang jalan-jalan ke Singapore. Berawal dari situlah, kami getol mencari tiket promo untuk pergi ke negeri Merlion tersebut. Sampai pada akhirnya, nasib mengantarkan kami ke tiket promo Jetstar atau Value Air untuk perjalanan ke Singapore tahun 2013. Setelah berdebatan alot mengenai waktu pemberangkatan, kami pun memilih untuk terbang Maret 2013 (lumayan, masih ada waktu untuk nabung). Tiga hari dua malam dirasa cukup untuk pemula seperti kami. Berangkat Sabtu pagi dan pulang Senin sore. Setelah berguru kepada orang-orang yang sudah mempunyai pengalaman ke Singapore, ilmu dan kesiapan kami pun semakin bertambah. Paspor oke, itinerary oke, uang oke, dan waktu pun semakin oke. Kami pun langsung terbang pada tanggal 23 Maret 2013.

May 24, 2013

Filosofi Pelangi

Terkadang aku salah tangkap dengan konsep pelangi setelah badai. Mereka berkata setelah badai yang menerjang, akan ada pelangi yang melingkar indah. Istilah metafora tersebut dapat diartikan sebagai setelah cobaan akan ada kebahagiaan di baliknya. Namun satu hal yang aku pertanyakan, mengapa kebahagiaan baru muncul setelah ada cobaan? Pelangi tidak muncul setelah hujan atau badai saja. Dia ada di mana-mana. Dengan berbekal pembiasan cahaya serta setetes air bening sebagai medium, spektrum warna tersebut akan muncul. Dialah sang pelangi.  Sekarang, kau gerakan matamu. Carilah pelangi dan bukan menunggu pelangi itu muncul. Sama halnya dengan kebahagiaan. Kita dapat menemukan banyak kebahagiaan di manapun, tidak setelah cobaan datang saja. Modal dasar yang dibutuhkan hanyalah cahaya, yaitu pikiran positif, dan air, yaitu senyum. Kelak pelangi yang diformulasikan akan muncul melingkar indah di tempat kau letakkan cahaya dan air secara seimbang.

April 4, 2013

Inti Atom


Ibaratkan manusia adalah inti atom yang terkandung dalam sebuah atom bernama kehidupan. Dimana inti atom sendiri selalu terdapat proton, yang memberikan muatan positif, dan neutron, yang memberikan muatan netral. Pada dasarnya, manusia sendiri terlahir untuk berpikir positif serta bersifat netral untuk meminimalisasi masalah. Namun inilah kehidupan yang dikelilingi lingkaran cukup luas dan terdapat kandungan lainnya. Seperti atom yang tak hanya terdiri dari inti atom saja, melainkan awan elektron juga, yang memberikan muatan negatif bagi inti atom. Sekarang tugas bagi manusia, apakah dapat menyeimbangi muatan tersebut dan berhasil membentuk sebuah ion yang bernama pola pikir. Walau kenyataannya, ion pun distimulasi menjadi dua pilihan. Apakah manusia dapat menciptakan kation, ion bermuatan positif, atau malah terjebak dalam anion, ion yang bermuatan negatif.