September 10, 2014

Opening: Nickhun's Hometown, I am coming!!!

Ada tiket promo pesawat ke luar negeri? Tentu saja hal ini tidak disia-siakan saya yang memang suka traveling. Bangkok, Thailand, itulah destinasi saya kali ini. Negerinya Nickhun 2PM ini memang membuat saya penasaran. Selain tempat-tempat bersejarahnya, Thailand juga dikenal sebagai surganya untuk berbelanja.
            Saya tidak berangkat sendirian. Ada 3 teman saya yang ikut pergi juga, yakni Anas, Eta, dan Nita. Berhubung kami memesan tiketnya berbeda waktu, alhasil saya dan Anas berangkat menggunakan penerbangan pagi sedangkan Eta dan Nita menggunakan penerbangan sore.
            Sama seperti pengalaman saya ke Singapore tahun lalu, kami tetap tidak menggunakan jasa travel agent. Kami meng-arrange itinerary sendiri. Empat hari tiga malam dirasa cukup untuk berlibur di Bangkok.
            Tanggal 18 Januari 2014, kami pun terbang ke Thailand.

September 22, 2013

Trip to Kota Tua

Late post. Tapi daripada tidak di-share, lebih baik saya share sekarang. Hari itu, Minggu, 21 April 2013 (pas banget Hari Kartini), saya sengaja mengajak kedua orangtua saya ber- traveling di hari libur. Kebetulan ibu saya sedang berkunjung ke Jakarta, sekalian saja ajak beliau jalan-jalan.
Karena tanggalnya sebelum tanggal 25 (tanggal di mana saya gajian), akhirnya saya mengajak mereka berwisata murah meriah ke Kota Tua. Banyak museum yang bisa dikunjungi di sana. Saya pun langsung meng- arrange itinerary dadakan di otak, tanpa perlu dirancang matang-matang.
Destinasi pertama kami adalah Museum Bank Mandiri. Kebetulan sekali, ibu saya merupakan nasabah Bank Mandiri sehingga hanya dengan menunjukkan ATM Bank Mandiri, kami bertiga pun masuk secara gratis. Kalau tidak punya ATM Bank Mandiri, biaya masuknya pun cukup murah. Sekitar Rp 2.000 saja.

Mama & Papa bergaya seolah orang Belanda

Mesin Tik Wallpaper

Setelah puas berkeliling Museum Bank Mandiri, kami berencana mengunjungi Museum Bank Indonesia tetapi ayah saya lebih memilih Museum Fatahilah. Namun ibu saya tidak berani mengunjungi museum tersebut karena populer dengan cerita horor. Akhirnya, kami pun duduk-duduk di alun-alun Kota Tua sembari iseng memotret.

Cuma bergaya di depan Museum Fatahilah

Lanjut lagi ke destinasi berikutnya, yaitu Museum Seni Rupa dan Keramik. Museum ini salah satu yang belum saya kunjungi. Harga tiket masuknya pun tidak mahal. Cuma Rp 5.000.

Sebelum masuk museum seni rupa & keramik





di taman tengah museum




entah gambar apa di belakang



September 9, 2013

I am 22 going on 23

23. It is not too young and not too old. I am standing in the middle of movement. Age increases every second and not every year because we learn many thins in every step we have. I write these stories and make some histories for my bright future. I never return my mistake in my past and try to fix it. Better if I change it become better thing. My ultimate in this age is “fix it”. This theme I took because I have goals in next year, new goals. If I looked back, I feel pleased enough with my achievement. Although I can’t get yet something great movement, like extent my education becomes bachelor degree. It is my sleeping dream. Beside that, it doesn’t mean I keep my step in same place. No absolutely. With my mature age, I can answer my curiosity on traveling and propose business line. Although it’s my first time to do those, I proud being my self to try something new that I never do before. Focus in these things, it never makes me forget something. Find my prince of course. Before he comes to find me, I am preparing my self and be a better person so that I get someone who I need. Not looking for perfect one but get someone who can make me perfectly. I hope in this 23, I can be found him and make forever promise.
Thank you, 22, for this one year. I learned so much from you. Get something bad until lose something good. I know it’s not ending yet. Losing for getting. Bad for good. Hurt for happy. Tears for smile. At the end, I will realize how important these roller coaster feeling. To teach me and make me become a tough person in my every single step.




From my bottom heart
Proud being
DIKA H.S