January 29, 2013

Tidak Untuk Kembali

Aku menjajakan kaki kembali pada pelukan kota memori itu lagi
Dimana reruntuhan dinding kenangan penuh itu menyeruak membunuh dengan percobaan keras
Terguncang pada awalnya namun perlahan tanah menancapkan tegas kakiku
Tidak ada yang perlu dicemaskan lagi
Selayaknya angin membawa terbang debu tak tampak mata
Begitulah hati kebal, yang tak mempan ditancapkan panah masa lalu atau sekadar digoreskan jarum seringai waktu belakang.

Puisi Malam part 6

RBMM 3 (The rose is back)

Mawar itu merekah kembali. Dengan duri-durinya yang semakin tajam mungkin akan semakin mudah menusuk sang rumput secara perlahan. Seberapa jauh sang mawar itu terlupakan, entah mengapa jarak tumbuhnya semakin dekat dengan sang rumput. Terkejar dan terbayangi. Mungkin pilihan bagi sang rumput tak banyak. Terjebak, lalu jatuh untuk kedua kalinya atau terus percaya akan cahaya sang bulan yang ia puja jika suatu saat nanti dapat dijamahnya.


Connected by RBMM 1 (From grass to moon) and RBMM 2 (And the moon was answered)